Jumat, 26 Oktober 2012

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN



MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN.
·  Pengertian ModelModel
adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis.JENIS-JENIS MODEL :
1. Model Fisik ; penggambaran/ bentuk-bentuk entitas dalam bentuk 3 dimensi.
2. Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
3. Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
4. Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.
PENDEKATAN SISTEMManajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar.2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).
·  1. Usaha Persiapan
o Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
o Mengenal sistem lingkungan.
o Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
2. Usaha Definisi
o Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Tujuannya : mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
o Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu :
1. Mengevaluasi standar.
2. Membandingkan output dengan standar.
3. Mengevaluasi manajemen.
4. Mengevaluasi pemroses informasi.
5. Mengevaluasi input dan sumber daya input.
6. Mengevaluasi proses.
7.Mengevaluasi sumber daya output.
3. Usaha Persiapan
o Pertimbangan alternatif yang layak.
o Mengevaluasi berbagai solusi alternatif.
o Memilih solusi terbaik.
o Menerapkan solusi.
o Memastikan bahwa solusi tersebut efektif.
FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
3 Kategori manajer dalam merasakan masalah :
1. Penghindar masalah (Problem Avoider), manajer mengambil sikap positif dan menganggap semua baik-baik saja.ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi.
2. Mengumpulkan Informasi/Pencari masalah (Problem Seeker)) :
a. Gaya teratur, mengikuti gaya management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
b. Gaya menerima, manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya/orang lain dalam organisasi.
3.Menggunakan informasi untuk memecahkan masalah/Pemecah masalah
( Problem solver) :
a. Gaya sistematik, manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan. Co. : pendekatan sistem.
b. Gaya intuitif, manajer tidak menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.
·  Penggunaan model sistem umum
Pasar swalayan
Arus Material: barang-barang yang akan dijual.
Arus Personil : Manajer took,pegawai gudang,kasir.
Arus Uang: Pemasukan yang disediakan oleh pembeli dan Pengeluaran kepada pemasok,pegawai dan pemilik.
Sumber daya mesin : Lemari pendingin,kotak peraga,rak-rak,dan computer.
Proses transformasi: Pembungkusan Barang,mengatur barang di rak.
Elemen manajemen system konseptual: Manajer Toko dan asisten.
Pengolah informasi: Komputer dan pembaca beserta kasir.

E-COMMERCE



STUDI KASUS
→ Strategis perdagangan.
     strategis perdagangannya di http://www.aidabutik.com seperti situs yang lain tapi setelah kita buka kita dipilihkan salah satu pilihan yang kita inginkan misalnya kita klik busana zoya semua koleksinya busana tersebut akan muncul seperti hanya jilbab zoya semua koleksi akan muncul hal ini sangat memudahkan pembeli untuk memilih pilihannya sehingga tidak perlu membuka koleksi yang ada.
→ pertukaran data
     pertukaran data dilakukan jika kita ingin membeli salah satu koleksi yang ada,misalnya melalui telpon,sms,bbman dll dan dia juga mencantumkan nama facebook dan twiter agar lebih mudah untuk melakukan transaksi.
→ tingkat keamanan
     tingkat keamanannya sangat aman.
→ kendala
     kendalanya tidak ada.

Rabu, 17 Oktober 2012

E-COMMERCE

E-commerce

Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDEA) didirikan sebagai Wadah KOMUNIKASI ANTARA pelaku industri e-commerce di Indonesia. Baru semakin menggeliatnya industri e-commerce di Indonesia, semakin Tinggi, kepentingan untuk menciptakan industri Yang Sehat, Serta Sarana KOMUNIKASI Yang Terpadu ANTARA para pelaku Artikel Baru mitra industri, termasuk pemerintah. Ketika beberapa pemain industri e-commerce, ANTARA Lain Berniaga.com, Bhinneka.com, BliBli.com, DealGoing.com, Gramedia.com, Kaskus.us, Multiply.com, Plasa.com, Tokobagus.com Dan Tokopedia.com bertemu Dan bertukar Pikiran beberapa month Yang Lalu, mereka pun bersepakat bahwa Asosiasi Yang melaksanakan fungsi nihil Perlu segera didirikan. Oleh karena ITU, didirikanlah Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDEA - Indonesia E-Commerce Association).
Visi Asosiasi E-Commerce Indonesia ANTARA Lain adalah untuk menciptakan industri Yang Sehat, Serta menjadi Jembatan Dan menjalin hubungan Yang BAIK antar pemain Illustrasi industri Artikel Baru para mitra industri secara berkesinambungan, termasuk diantaranya Artikel Baru pemerintahan Illustrasi Hal regulasi Yang berkaitan Artikel Baru kepentingan industri, maupun Artikel Baru Asosiasi Lain Yang secara Langsung menjadi elemen penting Dalam, pengembangan ekosistem industri e-Commerce. Selain ITU, IDEA pun Ingin memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan Ekonomi melalui aktivitas e-commerce Yang dijalankan melalui platform yang setiap anggotanya. Berkaitan Artikel Baru Rencana Jangka Panjang, IDEA Ingin turut Serta Dalam, menjadikan Indonesia sebagai Ekonomi berbasis digital terbesarnya di Asia Tenggara. Untuk mewujudkan Visi nihil, sudah menjadi Misi para anggota IDEA untuk lebih Aktif Dalam, melakukan edukasi Dan Promosi BAGI industri e-commerce. Melihat bahwa Masih: sedikit Sekali Ahli e-commerce di Indonesia, dipastikan bahwa IDEA pun Akan Fokus pengembangan Sumber Daya PADA manusia Dalam, industri e-commerce.
Vision
  • Berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan Ekonomi Dan pemerataan kekayaan di Indonesia melalui aktivitas e-commerce.
  • Menjadikan fasilitas e-commerce tersedia BAGI * Semua pengguna internet di Indonesia.
  • Menjadikan Indonesia sebagai basis Ekonomi digital terbesarnya di Asia Tenggara.

Minggu, 30 September 2012

Manajemen Informasi

1.1  Pentingnya manajemen informasi dalam perusahaan

pentingnya manajemen informasi dalam perusahaan diantara lain sebagai berikut:
1.pengaruh ekonomi internasional.
2.persaingan dunia.
3.batas waktu yang singkat.
4.kendala-kendala sosial
Meningkatnya kekompleksan tugas manajemen bisa di bilang akibat tuntan pekerjaan yang terus bertambah dan terus menuntut untuk jauh lebih baik.keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sngat tergantung pada kemampuan orang yang mengelola organisasitersebut manajemen sebagai suatu metode yang mengatur,mengelola organisasi dpapt di arti-Kan sebagai seni melaksanakan sesuatu melalui orang,jika manajemen suatu organisasibaikmaka akan meningkatkan kemakmuran suatu Negara,keberadaan alat untuk memecahkan persoalan dalam perusahaan itu sangat penting untukmemudahkan dalam pengerjaan pekerjaan.untuk memudahkan pekerjaan dibutuhkan alatseperti komputer.gagasan untuk menggunakan komputer sebagai sistem manajemen informasimerupakan suatu terobosan besar,karena menyadari bahwa para manajer membutuhkan informasi untuk pemecahan masalah.

1.2  Peranan manager dalam perusahaan
Setiap perusahaan memiliki manajemen yang memegang berbagai peranan penting yang menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk diwujudkan bersama. Ada banyak peran yang harus dimainkan / diperankan para manajer secara seimbang sehingga diperlukan orang-orang yang tepat untuk menjalankan peran-peran tersebut.
Manajemen yang baik haruslah berperan sesuai dengan situasi dan kondisi pada perusahaan atau organisasi. Menajemen yang tidak bisa menjalankan peran sesuai tuntutan perusahaan dapat membawa kegagalan.
Berikut ini adalah Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer :
1. Peran Interpersonal
Yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya, meliputi ;
- Figurehead / Pemimpin Simbol : Sebagai simbol dalam acara-acara perusahaan.
- Leader / Pemimpin : Menjadi pemimpin yag memberi motivasi para karyawan / bawahan serta    mengatasi permasalahan yang muncul.
- Liaison / Penghubung : Menjadi penghubung dengan pihak internal maupun eksternal.

2. Peran Informasi
Adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi, meliputi ;
- Monitor / Pemantau : Mengawasi, memantau, mengikuti, mengumpulkan dan merekam kejadian atau peristiwa yang terjadi baik didapat secara langsung maupun tidak langsung.
- Disseminator / Penyebar : Menyebar informasi yang didapat kepada para orang-orang dalam organisasi.
- Spokeperson / Juru Bicara : Mewakili unit yang dipimpinnya kepada pihak luar.
3. Peran Pengambil Keputusan
Adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, meliputi ;
- Entrepreneur / Kewirausahaan : Membuat ide dan kreasi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja unit kerja.
- Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan : Mencari jalan keluar dan solusi terbaik dari setiap persoalan yang timbul.
- Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya : Menentukan siapa yang menerima sumber daya serta besar sumber dayanya.
- Negotiator / Negosiator : Melakukan negosiasi dengan pihak dalam dan luar untuk kepentingan unit kerja atau perusahaan.

1.3 Data dan informasi
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupunsuatu konsep.
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.

Data bisa merupakan jam kerja bagi karyawan perusahaan. Data ini kemudian perlu diproses dan diubah menjadi informasi.

Jika jam kerja setiap karyawan kemudian dikalikan dengan nilai per-jam, maka akan dihasilkan suatu nilai tertentu. Jika gambaran penghasilan setiap karyawan kemudian dijumlahkan, akan menghasilkan rekapitulasi gaji yang harus dibayar oleh perusahaan. Penggajian merupakan informasi bagi pemilik perusahaan. Informasi merupakan hasil proses dari data yang ada, atau bisa diartikan sebagai data yang mempunyai arti. Informasi akan membuka segala sesuatu yang belum diketahui


1.4 komputer sebagai elemen dan system informasi
Unit yang paling penting adalah CPU (Central Processing Unit) yang mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain, dan mengubah input menjadi output.

CPU mencakup satu unit penyimpanan yang disebut PRIMARY STORAGE, yang berisi data yang sedang diolah, yaitu suatu daftar instruksi yang mengolah data.
Istilah Software digunakan untuk menggambarkan satu atau beberapa program aplikasi.
Control Unit, membuat unit bekerja sama untuk membentuk suatu sistem.

Aritmatic Logical Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan dan logika.

Nama Processor, digunakan untuk menggambarkan isi Control Unit dan ALU yang mengolah isi “Penyimpanan Primer”.

Karena Penyimpanan Primer terbatas kapasitasnya, diperlukan suatu area penyimpanan tambahan, yang disebut dengan “Penyimpanan Sekunder”, yang menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak diperlukan.
Program yang disimpan Software Library.
Data yang disimpan Database.
Hasil pengolahan tersebut dicatat oleh Unit Output.

1.5 Evolusi system informasi berbasis komputer
Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar sub-sistemnya, sistem informasi manajemen akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Sistem Informasi Manajemen berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer-based atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.


Pembahasan

Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS yang akan dibahas pada bagian ini antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan “basis komputer” sebagai kata kuncinya. Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi subunit-sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan.
Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :

§  penghematan waktu (time saving)
§  penghematan biaya (cost saving)
§  peningkatan efektivitas (effectiveness)
§  pengembangan teknologi (technology development)
§  pengembangan personel akuntansi (accounting staff development).